Kemajuan I

Pada posting-an kali ini menerangkan tentang pembuatan situs E-Commerce dengan XAMPP yang merupakan salah satu aplikasi untuk membangun aplikasi website dinamis di local host. Didalam XAMPP terdapat tiga komponen utama yang digunakan yaitu web server Apache, PHP dan MySQL. Ketiga komponen ini saling berhubungan satu sama lain. 
Selain XAMPP juga menggunakan Wordpress sebagai blog engine e-commerce dan plugin WooCommerce. Alasan digunakannya Wordpress karena gratis dan mempunyai komunitas pengguna yang mencapai puluhan juta. 

 

Digunakannya WooCommerce karena WooCommerce berjalan diatas Wordpress, dengan kata lain WooCommerce adalah sebuah plugin dari Wordpress. WooCommerce menjadi sesuatu yang mudah digunakan jika telah familiar dengan tampilan dan cara pakai Wordpress.

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan situs E-Commerce :


Langkah pertama yaitu menginstal XAMPP sebagai aplikasi penerapan Localhost. Klik Next pada dua gambar disamping.






Selanjutnya pilihlah lokasi penyimpanan instalasi XAMPP, lalu klik Next.



Pilih Next pada kedua gambar dibawah ini.




Hingga muncul gambar disamping. Tunggu hingga proses instalasi selesai. Kemudian buka XAMPP, aktifkan Apache dan MySQL dengan cara mengklik Start pada kolom Actions.



Selanjutnya yaitu masuk ke phpmyadmin dengan cara mengetikan pada url browser localhost/phpmyadmin lalu enter. Akan muncul page seperti disamping, lalu klik Database


Buatlah database yang dinginkan seperti gambar disamping. Masukkan nama yang diinginkan pada field Create database lalu klik Create.



Setelah itu buka web browser, ketikan localhost/wordpress lalu klik file Wordpress/. Kemudian klik Create Configuration File dan klik Lets Go pada langkah selanjutnya.







Pada instalasi Wordpress pilih bahasa yang ingin digunakan, dalam tahap ini bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia. Lalu klik Ayo pada langkah selanjutnya.




Klik installasi now untuk proses selanjutnya.




Lakukan pengisian informasi seperti username dan password untuk membuat akun Wordpress



Masukkan username dan password yang telah dibuat



Jika log in berhasil,maka tampil Dasbord kerja pada Wordpress




Pilih Plugin lalu klik tambah baru. Setelah masuk ke Tambahkan Plugin lalu klik unggah Plugin.


Klik Pilih FIle lalu cari file WooCommerce,kemudian klik Install Sekarang. Tunggu proses installasi plugin hingga selesai, lalu klik Aktifkan Plugin.






Setelah proses installasi selesai maka akan masuk ke Woo Commerce. Lalu klik Let's Go!. Langkah setelah itu yaitu klik Continue.





Sesuaikan menu yang diinginkan, sebagai contoh memilih Store Base, mata uang yang akan digunakan. Jika sudah, klik Continue.







Jika sudah selesai setting Woo Commerce nya, klik Create your first product!





Setelah melewati proses installasi dan setting, maka akan muncul WooCommerce pada menu Wordpress, untuk membuat/mengiklankan produk, klik Product seperti gambar disamping. 


Lalu klik Add Product, maka akan muncul ke halaman pembuatan produk. Pada pengisian iklan produk diharuskan mengisi deskripsi, judul, harga dan lain-lain.






Seperti contoh dibawah ini adalah iklan produk yang telah dibuat.












Memperingati Hari Kesaktian Pancasila


1 Oktober diperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila. Terdapat sejarah yang melatar belakangi lahirnya hari tersebut. Peringatan hari Kesaktian Pancasila tidak terlepas dari peristiwa G30S PKI (Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia). Pada hari tersebut terjadi pembunuhan tujuh jenderal senior dan beberapa orang lainnya yang dilakukan oleh PKI.
Ke tujuh jenderal tersebut yaitu Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R.Suprapto, Mayjen TNI M.T Haryono, Mayjen TNI Siswonndo Parman, Brigjen TNI DI Panjaitan, Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo dan Brigjen Katamso Darmokusumo. Jenderal TNI A.H. Nasution juga menjadi target PKI saat itu, namun beruntung ia bisa melarikan diri, namun putri tercinta Ade Irma Suryani Nasution dan Ajudannya Lettu Piere Tendean tewas dalam upaya pembunuhan tersebut.
Ada juga beberapa perwira TNI yang menjadi korban keganasan G-30S PKI yang di pimpin oleh Letkol Untung yaitu AIP Karel Satsuit Tubun dan Kolonel Sugiono. Para Jenderal dan perwira tersebut kemudian di anugerahi sebagai Pahlawan Revolusi.
Pancasila mengandung makna yang penting dalam sejarah perjalanan Indonesia. Pancasila dijadikan dasar negara Indonesia. Artinya segala tindak-tanduk bangsa Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila.
Jika rakyat dan pemerintah dapat memaknai dengan benar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kemudian menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka diyakini bangsa Indonesia dapat berkembang jauh lebih baik. 
Memaknai Hari Kesaktian Pancasila bukan semata-mata dengan mengikuti kegiatan upacara bendera, akan tetapi dengan menerapkan prinsip-prinsip pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dalam kesehariannya, masyarakat bertindak dan bersikap sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
Saat ini nilai-nilai Pancasila kurang membumi. Salah satu bukti bahwa nilai-nilai Pancasila yang tidak membumi yaitu lemahnya kebersamaan dan persaudaraan. Ditambah pula dengan terpaan pengaruh globalisasi yang semakin membuat nilai-nilai Pancasila menjadi luntur.
Oleh karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan sebagai kegiatan menrefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai itulah yang kemudian kita maknai sebagai energi untuk membangun kembali jati diri bangsa Indonesia.

Tahapan Pengembangan Usaha


Pengembangan usaha adalah tanggung jawab dari setiap pengusaha atau wirausaha yang membutuhkan pandangan kedepan, motivasi dan kreativitas (Anoraga, 2007:66). Suatu bisnis atau usaha sebelum menjadi sukses tentu mengalami tahapan pengembangan usaha. Tahapan pengembangan usaha ini perlu di mengerti oleh calon entrepreneur. 
Perlu diketahui ada beberapa tahapan mengenai pengembangan usaha, yaitu sebagai berikut :

Tahapan Pengembangan Usaha


  • Ide Usaha
Dalam mengembangan suatu usaha, pertama kali yang perlu diperhatikan yaitu ide usaha. Ide usaha merupakan akar agar suatu usaha atau bisnis dapat tercipta. Ide usaha harus dibuat semenarik mungkin agar nantinya produk atau jasa yang akan dikembangkan menarik konsumen.
Sumber ide usaha dapat berasal dari hobi yang digeluti, berdasarkan keahlian yang dilatar belakangi pendidikan atau warisan turun-temurun.
Ide usaha juga perlu memperhatikan keinginan/kebutuhan konsumen dan mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Jika ide usaha tidak sesuai dengan keinginan/kebutuhan konsumen, maka usaha tersebut sulit berkembang.


  • Kelayakan
Setelah mendapat ide usaha, maka perlu dipikirkan apakah usaha yang akan dikembangkan nanti layak untuk dipasarkan. Apakah berdampak baik untuk konsumen? Maka perlu dipertimbangkan kembali dampak dari usaha/bisnis tersebut. 
Selanjutnya setelah dipertimbangan kelayakannya, usaha atau bisnis dapat di implementasikan.


  • Implementasi
 Setelah usaha atau bisnis terkonsep dengan baik, maka dapat usaha tersebut diimplementasikan. Dalam kegiatan implementasi, seorang entrepreneur mengarahkan sumber daya apa saja yang dibutuhkan pada saat menjalankan usaha tersebut. Seperti modal yang dibutuhkan,tenaga kerja dan lain-lain.


Mencari Informasi Peluang Usaha di Bidang TI



Usaha di bidang TI (Teknologi Informasi) saat ini sedang mengalami perkembangan pesat. Hal ini di karenakan TI berperan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain bisa memberi berbagai informasi yang dibutuhkan, sarana komunikasi, sarana penunjang bidang pendidikan, dan lain-lain.
Melihat kondisi tersebut, banyak enterpreneur yang ingin mendirikan usaha dalam bidang TI. Mereka berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Banyak inovasi yang mereka kembangan sehingga perkembangan teknologi semakin canggih.

Bagaimana mencari informasi peluang usaha di bidang TI ?

Penting sekali bagi calon enterpreneur di bidang TI untuk mengetahui informasi peluang usaha di bidang tersebut. Hal yang perlu diperhatikan antara lain :

  • Mengetahui Kemampuan dan Kepribadian Diri
Mengetahui kemampuan dan kepribadian diri merupakan tolak ukur pertama. Seorang enterpreneur harus mengetahui passion-nya, apakah dalam bidang Software houseKonsultan IT ? atau yang lainnya. Jika sudah mengetahui kemampuan dan passion-nya maka seorang enterpreneur dapat fokus pada satu bidang yang ia akan kembangkan dalam membentuk bisnisnya.


  • Peluang yang dihadapi
Seorang enterpreneur harus mempertimbangkan peluang yang dihadapi. Apakah usaha/bisnis yang ia kelola akan berpeluang sukses. Hal ini berhubungan dengan kebutuhan/keinginan konsumen, lingkungan dimana bisnis tersebut akan berkembang, situasi persaingan dan dukungan kebijakan dari pemerintah.

  • Kebutuhan/keinginan konsumen
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan (wikipedia). Apabila suatu bisnis yang dijalankan tidak sesuai dengan kebutuhan/keinginan konsumen, maka bisnis tersebut tidak akan sukses. 

  • Lingkungan yang dihadapi
Lingkungan dalam mendirikan suatu usaha/bisnis juga perlu dipertimbangkan. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

  • Situasi Persaingan
Persaingan dalam dunia bisnis merupakan hal yang biasa, tentunya persaingan sehat yang harus diterapkan. Mengetahui situasi persaingan dapat membantu apakah bisnis yang akan dijalankan nanti dapat bersaing dengan baik atau justru kalah persaingan.

  • Dukungan dan Trend Kebijakan Pemerintah
             Usaha atau bisnis yang akan dijalankan dalam suatu negara tentu harus mendapat dukungan dari pemerintah. Jika bisnis tersebut tidak mendapat dukungan serta bertentangan dengan kebijakan pemerintah, maka bisnis yang akan didirikan tidak akan berkembang.


Perkembangan Bisnis Teknologi Dunia


Berbicara mengenai teknologi tentu tidak ada habisnya. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, teknologi semakin berperan dalam kehidupan sehari-hari.
Riset dan pengembangan merupakan pendorong utama bisnis teknologi. Dalam pengembangannya dilakukan inovasi secara berkesinambungan. Dimulai dari usaha skala kecil atau menengah dapat berpotensi menjadi bisnis raksasa.


Manusia dan Harapan

Pengertian Harapan
Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang.  Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.  Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.
Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil.

Apa Sebab Manusia mempunyai Harapan?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
  • Dorongan Kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dengan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.

  • Dorongan kebutuhan hidup
  • Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani

    Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan.

    Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikimya.

    Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

    Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :

    1. kelangsungan hidup (survival)
    2. keamanan ( safety )
    3. hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
    4. diakui lingkungan (status)
    5. perwujudan cita-cita (self actualization)





  • Pengertian Doa
  • Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Itulah pengertian doa secara syar’i yang sebenanya.

    Doa dalam pengertian pendekatan diri kepada Allah dengan sepenuh hati, banyak juga dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an banyak menyebutkan  pula bahwa tadharu’ (berdoa dengan sepenuh hati) hanya akan muncul  bila di sertai keikhlasan. Hal tesebut merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang shalih. Dengan tadharu’ dapat menambah kemantapan jiwa, sehingga doa kepada Allah akan senantiasa dipanjatkan, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam kebahagiaan, dalam kesulitan maupun dalam kelapangan. Dalam Al-Qur’an Allah telah menegaskan : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi : 28).

    Al-Qur’an juga memberikan penjelasan bahwa orang-orang yang taat melakukan ibadah senantiasa mengadakan pendekatan kepada Allah dengan memanjatkan doa yang disertai keikhlasan hati yang mendalam. Sebuah doa akan cepat dikabulkan apabila disertai keikhlasan hati dan berulangkali dipanjatkan. Hal ini banyak ditegaskan dalam ayat Al-Qur’an, diantaranya : “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri (tadharu’) dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut akan tidak diterima dan penuh harapan untuk dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ar’af : 55-56).

    Pengertian doa bagian dari ibadah adalah bahwa  kedudukan doa dalam ibadah ibarat mustaka dari sebuah bangunan mesjid. Doa adalah tiang penyangga, komponen penguat serta syiar dalam sebuah peribadatan. Dikatakan demikian karena doa adalah bentuk pengagungan terhadap Allah dengan disertai keikhlasan hati serta permohonan pertolongan  yang disertai kejernihan nurani agar selamat dari segala musibah serta meraih keselamatan abadi.
  • Kepercayaan
  • Kepercayaan adalah kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dimana kita memiliki keyakinan padanya. Kepercayaan merupakan kondisi mental yang didasarkan oleh situasi seseorang dan konteks sosialnya. Ketika seseorang mengambil suatu keputusan, ia akan lebih memilih keputusan berdasarkan pilihan dari orang- orang yang lebih dapat ia percaya dari pada yang kurang dipercayai (Moorman, 1993).

    Menurut Rousseau et al (1998), kepercayaan adalah wilayah psikologis yang merupakan perhatian untuk menerima apa adanya berdasarkan harapan terhadap perilaku yang baik dari orang lain. Kepercayaan konsumen didefinisikan sebagai kesediaan satu pihak untuk menerima resiko dari tindakan pihak lain berdasarkan harapan bahwa pihak lain akan melakukan tindakan penting untuk pihak yang mempercayainya, terlepas dari kemampuan untuk mengawasi dan mengendalikan tindakan pihak yang dipercaya (Mayer et al, 1995).

    Menurut Ba dan Pavlou (2002) mendefinisikan kepercayaan sebagai penilaian hubungan seseorang dengan orang lain yang akan melakukan transaksi tertentu sesuai dengan harapan dalam sebuah lingkungan yang penuh ketidakpastian.

    Menurut Rosseau, Sitkin, dan Camere (1998), definisi kepercayaan dalam berbagai konteks yaitu kesediaan seseorang untuk menerima resiko. Diadaptasi dari definisi tersebut, Lim et al (2001) menyatakan kepercayaan konsumen dalam berbelanja internet sebagai kesediaan konsumen untuk mengekspos dirinya terhadap kemungkinan rugi yang dialami selama transaksi berbelanja melalui internet, didasarkan harapan bahwa penjual menjanjikan transaksi yang akan memuaskan konsumen dan mampu untuk mengirim barang atau jasa yang telah dijanjikan.

    Sehingga dapat disimpulkan bahwa kepercayaan konsumen adalah kesediaan satu pihak menerima resiko dari pihak lain berdasarkan keyakinan dan harapan bahwa pihak lain akan melakukan tindakan sesuai yang diharapkan, meskipun kedua belah pihak belum mengenal satu sama lain.
  • Kepercayaan dan Usaha yang Meningkatkannya
  • Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
    1. Kepercayaan pada diri sendiri
    2. Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa Percaya pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya menang, dirinya mampu mengerjakan yang diserahkan atau dipercayakan kepadanya.
    3. Kepercayaan kepada orang lain
    4. Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, guru, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya ternadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenarannya. Ada ucapan yang berbunyi orang itu dipercaya karna ucapannya. Misalnya, orang yang berjanji sesuatu hams dipenuhi, meskipun janji itu tidak terdengar orang lain, apalagi membuat janji kepada orang lain.
    5. Kepercayaan kepada pemerintah
    6. Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika, filsafat tingkah laku karya Prof.Ir, Poedjawiyatna, negara itu berasal dari Tuhan. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia, atau setidak-tidaknya Tuhanlah pemilik kedaulatan sejati, Karena semua adalah ciptaan Tuhan. Semua mengemban kewibawaan, terutama pengemban tertinggi, yaitu raja, langsung dikaruniai kewibawaan oleh Tuhan, sebab langsung dipilih oleh Tuhan pula (kerajaan)

      Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat, (kewibawaan pun milik rakyat. Rakyat adalah negara, rakyat itu menjelma pada negara. Satu-satunya realitas adalah negara). Manusia sebagai seorang (individu) tak berarti. Orang. mempunyai arti hanya dalam masyarakat, negara. Hanya negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada, kedaulatan mutlak pada negara, negara demikian itu disebut negara totaliter. satu-satunya yang mempunyai hak ialah negara; manusia perorangan tidak mempunyai hak, ia hanya mempunyai kewajiban (negara diktator)

      Jelaslah bagi kita, baik teori atau pandangan teokratis ataupun demokratis negara atau pemerintah itu benar, karena Tuhan adalah sumber kebenaran. Karena itu wajarlah kalau manusia sebagai warga negara percaya kepada negara/pemerintah.
    7. Kepercayaan kepada Tuhan
    8. Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Kepercayaan itu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya. Bagaimana Tuhan dapat menolong umatnya, apabila umat itu tidak mempunyai kepercayaan kepada Tuhannya, sebab tidak ada tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya. Oleh karcna itu jika manusia berusaha agar mendapat pertolongan dari padanya, manusia harus percaya kepada Tuhan, sebab Tuhanlah yang selalu menyertai manusia. Kepercayaan atau pengakuan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan
      konsekuensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kepada zat tersebut.
      Usaha-usaha Meningkatkan Percaya pada Tuhan. Usaha itu antara lain:

    • Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
    • Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
    • Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka    menolong, dermawan, dan sebagainya.
    • mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
    • menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.